Tingkatkan Pola Hidup Sehat, Lapas Dobo Gencarkan Edukasi Bahaya Penyakit Menular
Dobo, indonesiatimur.co – Komitmen dalam memenuhi hak kesehatan warga binaan terus diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo. Melalui kerja sama dengan Puskesmas Dobo, Lapas Dobo menggelar sosialisasi tentang penyakit menular, khususnya HIV/AIDS, guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan, Jumat (05/06/2026).
Kegiatan yang merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan terkait pemenuhan hak kesehatan warga binaan ini berlangsung usai pelaksanaan senam jantung sehat dan diikuti oleh seluruh warga binaan serta pegawai Lapas.
Dalam sosialisasi tersebut, Pelaksana Puskesmas Dobo, Reno Untarolla, hadir sebagai narasumber. Ia menjelaskan berbagai aspek terkait penyakit menular, mulai dari cara penularan, risiko yang ditimbulkan, hingga pentingnya pengobatan dan terapi secara rutin bagi penderita.
Menurut Reno, pemahaman yang baik mengenai penyakit menular menjadi langkah awal yang penting untuk mencegah penyebaran virus serta melindungi kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
“Penerapan pola hidup sehat sangat penting dilakukan untuk mencegah penyebaran virus. Harapannya, kita semua dapat menjaga kesehatan masing-masing dan menghindari tindakan yang berisiko bagi diri sendiri,” ujar Reno.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Dobo, Pieter J. Lessy, menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Dobo atas dukungan dan kolaborasi yang terus terjalin dalam memberikan edukasi kesehatan kepada warga binaan.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari perilaku yang berpotensi menimbulkan risiko penularan penyakit.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Puskesmas Dobo yang telah melaksanakan sosialisasi ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memperluas pengetahuan kita tentang pentingnya pola hidup sehat serta bahaya penyakit menular. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi pemenuhan hak kesehatan dasar bagi warga binaan,” ungkap Lessy.
Melalui kegiatan ini, Lapas Dobo berharap seluruh warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan pribadi, menerapkan pola hidup sehat, serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang sehat, aman, dan produktif. (it-06)


